Antisipasi Pandemi Bergejolak, Sidoarjo Bangun RSU Sidoarjo Barat

217
Pembangunan RSUD Sidoarjo Barat yang berlokasi di Krian selesai 50, 4 persen. Ditargerkan akhir 2021 selesai/foto/ins.

Sidoarjo-Pijaronline.net – Pandemi Covid-19 kini melandai. Namun, harus diantisipasi sebaran Covid-19 di kemudian hari. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo sudah mengantisipasinya. Dibangun RSUD Sidoarjo Barat yang berlokasi di Kecamatan Krian.

Kini pembangunan rumah sakit tersebut dipacu. Pembangunan fisiknya memasuki pekan ke-18 sudah selesai 50,4 persen. Target penyelesaianya pada akhir 2021.

Capaian progress pembangunan ternyata lebih cepat dari yang ditargetnya. Seharusnya, awal November ini, target pembangunannya berkisar di angka 49,9 persen. Tapi angka capaiannya ternyata lebih cepat 0,5 persen.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengatakan, pihaknya akan terus ”Saya akan memantau terus perkembangan pembangunan RSUD Sidoarjo Barat, baik secara langsung maupun melalui aplikasi e-Kenda yang baru saja diluncurkan untuk memantau serapan anggaran pemerintah daerah,” kata Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali yang akrab dipanggil Gus Muhdlor, Rabu (10/11).

Lebih lanjut, Muhdlor mengatakan, Insya Allah akhir 2021 fisik gedung tuntas. Eksterior, interior, fungsi fisik secara umum beres akhir 2021. “Beriringan dengan itu, hal-hal lain juga dikerjakan, mulai SDM, alat, hingga perizinan. Kita ingin tahun depan ini bisa digunakan melayani masyarakat,” jelasnya.

Gus Muhdlor mengatakan, dirinya telah memberi penugasan khusus kepada Dinas PU Cipta Karya untuk menjaga tren positif realisasi pembangunan RSUD Sidoarjo Barat.

“Pembangunan Rumah Sakit Sidoarjo Barat ini adalah salah satu ikhtiar menghadirkan pemerataan fasilitas kesehatan bagi seluruh warga. Jadi tidak ada lagi warga Sidoarjo, khususnya di wilayah Barat seperti Krian, Tarik, Balongbendo, Wonoayu, Prambon yang harus menempuh jarak terlalu jauh untuk mendapat fasilitas kesehatan yang baik,” papar bupati muda itu.

Selain pemerataan layanan kesehatan, pembangunan RSUD Sidoarjo Barat ini sekaligus untuk membuka lapangan kerja dan menciptakan titik pertumbuhan ekonomi baru.

“Ketika beroperasi pasti akan menciptakan gerak perekonomian di wilayah sekitar, bisa membuka lapangan kerja dengan hadirnya usaha-usaha rakyat nantinya, mulai kuliner, pondokan, hingga berbagai jasa lainnya,” beber Muhdlor.

Sementara itu, Kepala Bidang Tata Bangunan Dinas PU Cipta Karya, Yanuar Santosa mengatakan. pihaknya akan berusaha maksimal menyelesaikan pembangunan RSUD Barat sesuai dengan kontrak kerja yang berakhir pada 31 Desember 2021.

“Seperti yang diminta Pak Bupati, pengawasan akan dilakukan setiap hari. Pengembang juga melaporkan setiap hari progres pengerjaannya,” ujarnya.

Saat ini, kata Yanuar, sedang dalam proses pengerjaan atap gedung A dan gedung B. Kedua gedung itu sudah dalam proses pemasangan atap. “Termasuk pengerjaan instalasi sanitary, pengecatan dan pemasangan granit. Semoga rumah sakit selesai sesuai targetnya,” tegasnya. (ruf/ins)