Aparat Keamanan Waspadai Terorisme di Kota Malang

408
Kapolresta Malang Kota AKBP Leonardus Simarmata. (Foto: tribratanewspoldajatim.com)

Malang, Pijaronline.net – Momen perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Malang diupayakan tetap kondusif. Pasalnya, beredar informasi tentang adanya pergerakan kelompok radikal dan teroris. Oleh sebab itu, polisi dan TNI siap bersinergi untuk menjaga situasi agar aman dan terjaga.

“Kami mendapat informasi, ada pergerakan kelompok radikal dan teroris akan menjadikan bulan Desember dan Januari sebagai bulan amaliyah. Seluruh personel kepolisian dan TNI akan mewaspadai, mencermati, dan mengantisipasi,” kata Kapolresta Malang Kota AKBP Leonardus Simarmata.

Menurutnya, upaya pengamanan perlu dilakukan mengingat Kota Malang memiliki karakteristik masyarakat yang beragam. Seperti mahasiswa, pendatang, dan wisatawan. Para wisatawan datang ke Malang pada momen akhir tahun.

“Natal dan Tahun Baru sudah dekat, sehingga jajaran TNI dan Polri harus mempersiapkan diri. Diharapkan perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Malang dapat berjalan aman dan damai,” jelasnya, Rabu (18/12).

Ia menambahkan, Polresta Malang Kota juga telah berkoordinasi juga dengan Pemerintah Kota Malang untuk membantu dan mengamankan Kota Pendidikan itu.

“Pengamanan ini dilakukan termasuk di pusat perbelanjaan atau mal. Pusat keramaian ini akan menjadi perhatian serius dalam keamanan dan kenyamanan masyarakat Kota Malang,” ucap mantan Kapolres Batu ini.

Sementara, Komandan Kodim 0833/Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson siap mendukung pengamanan Natal dan Tahun Baru. Pihaknya akan  menurunkan semua personel Kodim untuk mmebantu kepolisian dan Pemkot Malang.

“Saya juga mengusulkan Kota Malang dapat menjadi role model di Jawa Timur. Nantinya, pada perayaan Natal pengamanan akan dibantu dari kalangan santri,” ungkapnya.

Dia berharap usulan ini bisa disampaikan oleh jajaran Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKAUB).(dan)