Bupati Mojokerto Inginkan Desa Berbasis IT

475
Bupati Mojokerto Pungkasiadi disambut warga di Wisata Edukasi Lembah Mbencirang.

Mojokerto, Pijaronline.net – Orientasi pembangunan di Kabupaten Mojokerto tahun 2020 ini menyasar pedesaan. Bikin desa berbasis informasi teknologi (IT) dan jaringan.  Janji ini disampaikan Bupati Pungkasiadi dalam acara silaturahmi Asosiasi Kepala Desa (AKD) se-Kecamatan Gondang di Wisata Edukasi Lembah Mbencirang, Selasa (21/1) pagi.

“Pembangunan terdepan di Kabupaten Mojokerto memang kita sasar mulai dari desa. Kita akan dorong terus, tinggal lihat kemampuan daerahnya seperti apa. Tidak mungkin saya lepas. Jadi saya minta nanti di APBDesa terpenuhi semua indikator perencanaan pembangunan. Mengingat di Kabupaten Mojokerto sudah tidak ada lagi yang namanya desa tertinggal. Semuanya wajib maju,” kata Pung.

Pung juga menginstruksikan agar semua program selalu linier dengan pusat. Termasuk tuntutan zaman dimana kecepatan selalu menjadi yang utama (tekoneksi IT). Terkait hal itu, Bupati Pungkasiadi membeberkan beberapa program pembangunan yang berkorelasi dengan hal tersebut.

“SDM kita harus unggul, cepat dan tepat. Semua harus berbasis IT dan jaringan. Di APBD, kita tetap masukkan plot pembangunan infrastruktur. Namun yang namanya infrastruktur itu tidak harus jalan. Gedung-gedung pelayanan publik juga termasuk. Kita telah rencanakan untuk segera membangun Mall Pelayanan Publik di Sooko, dan Islamic Center. Kita juga ingin punya gedung Command Center sendiri. Itu juga kita buat terkoneksi semua, dengan sistem jaringan yang menyebar,” tambah Pung.

Untuk peningkatan infrastruktur jalan poros, Bupati Pungkasiadi menyatakan bahwa realisasi untuk bidang tersebut sudah selesai 800 km dari total panjang jalan di Kabupaten Mojokerto yakni 1.084 km.

Pung yakin bahwa target keseluruhan akan segera selesai dalam waktu dekat. Dirinya ingin agar semua komponen masayarakat dan pemerintah dapat bersinergi, agar target pembangunan prioritas di Kabupaten Mojokerto bisa tuntas dengan baik.

Camat Gondang Amat Susilo, pada kesempatan ini memaparkan beberapa potensi wilayah yang dipimpinnya.

“Dari 18 desa di wilayah kami, Alhamdulillah yang sudah menerima BK ada 6 desa. Tentunya kami tidak ingin tertinggal dengan kecamatan lain. Jalan-jalan poros desa sudah mulus. Untuk potensi wisata, selain lembah Mbencirang kami punya wisata Bukit Semar dan wisata Akar Seribu. Kami minta arahan Bapak Bupati agar potensi ini bisa dimatangkan dengan maksimal,” kata Amat Susilo.(dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here