Dinkop Rangkul APKLI dan UMKM Majukan Ekonomi Kerakyatan Sidoarjo

80
Acara Talk Show Akbar 2022, PKL-UMKM Sidoarjo Bangkit dan Sukses Bersama APKLI Sidoarjo, Sabtu (29/1/22) di Hall, Sun City Mall, Sidoarjo/photo/istimewa.

Sidoarjo-Pijaronline.net- Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop)  Kabupaten Sidoarjo akan merangkul Asosiasi Pedagang Kali Lima (APKLI) dan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah)  dalam memajukan perekonomian Sidoarjo. Salah satunya memberikan pinjaman lunak untuk modal bagi para pedagang kaki lima.

Demikian sambutan tertulis Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, M Edy Kurniadi  yang disampaikan oleh Erna Kusumawati,  Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi dan UMKM Sidoarjo pada acara Talk Show Akbar 2022, PKL-UMKM Sidoarjo Bangkit dan Sukses Bersama APKLI Sidoarjo, Sabtu (29/1/22) di Hall, Sun City Mall, Jalan Pahlawan, Sidoarjo.  Sambutan itu juga  mewakili Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi, SH yang berhalangan hadir karena sakit.

Acara ini selain dihadiri pihak Dinkop, juga ada  Ketua DPW APKLI Jawa Timur, Decky Sugeng, Ketua DPD APKLI Sidoarjo, Abdul Munif, Bambang Pudjianto, Ketua Komisi B Bidang UMKM dan Penasehat DPD APKLI Sidoarjo, dan Nova Erin, CEO PT Megas dan Penasehat APKLI DPW Jawa Timur. Host dan moderator acara ini, Dwi Rahayu Ningsih yang akrab dipanggil Yuk Ning.

“Kami berharap bisa bersinergi dengan APKLI Sidoarjo dan UMKM untuk memajukan perekonomian kerakyatan di Sidoarjo,” ujar Edy dalam sambutan tertulisnya.

Dalam acara ini, Subandi tidak bisa hadir karena sakit. Meski demikian, dia tetap mendukung acara ini. Dia merespon dan mendukung acara ini dan memberikan doa kesuksesan APKLI dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan di Sidoarjo.

Acara ini dibuka dengan sambutan pertama, Ketua DPD APKLI Sidoarjo, Munif. Dia menjelaskan amat penting keberadaan DPD APKLI Sidoarjo. Organisasi ini nanti tujuan utama mensejahterahkan anggota dan selalu bersinergi Pemkab Sidoarjo. Bila selalu sinergi, di lapangan nanti jangan sampai terjadi penggusuran pedagang kali lima. ”Karena kami selalu sinergi,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Munif mengatakan bahwa organisasi APKLI sudah berjenjang secara nasional. Ada kepengurusan pusat atau DPP di Jakarta. Ketuanya, Hero. Dan, DPW Jatim ketuanya Decky. ”Kami berharap nantinya bisa bersinergi positif dengan Pemkab Sidoarjo,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan susunan pengurus inti DPD APKLI Kabupaten Sidoarjo. Yakni, ketua dirinya sendiri, Wakil Ketua, Umi Hanana, Sekretaris, Dwi Rahayu Ningsih, dan Bendahara, Endah Churroti. Pengurus inti ada pengurus lainnya yakni beberapa wakil bidang.

Sambutan ketiga, Ketua Komisi B, Bambang Pudjianto. Menurutnya APKLI Sidoarjo harus segera melesat dan bisa bersinergi dengan Pemkab Sidoarjo. “Kami dari Komisi B akan terus mendukung sinergi itu. Kaerena semuanya itu untuk kemajuan perekonomian Sidoarjo,” tegasnya.

Sambutan keempat dari Ketua DPW APKLI Jatim, Decky Sugeng. Decky menyampaikan pesan  Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansah, agar APKLI menunjukan aksinya bisa membangun ekonomi kerakyatan. ”Menjadi wiraswasta itu jalan mulia karena pada akhirnya nanti bila usaha berkembang bisa membuka lapangan kerja baru,” jelasnya.

Dan, sambutan terakhir disampaikan oleh Penasehat DPW APKLI Jatim, Nova Erin. Wanita berparas cantik dan fotonya terpampang di 50 baliho tersebar di  Sidoarjo ini sangat mendukung keberadaan APKLI.

Menurutnya, APKLI bisa menumbuhkan wirausahawan baru. Semakin banyak wirausahawan baru, perekonomian bisa berkembang dan maju. ”Dan, ini asosiasi sangat luar biasa,” kata CEO PT Megas, perusahaan outsourcing penyedia tenaga kerja di bidang jasa pengamanan.

Penampilan Cak Ndoweh Klanting turut meramaikan acara talk show APKLI Sidoarjo/photo/istimewa.

Acara kemudian dilanjutkan tanya jawab. Para peserta menyampaikan pertanyaan seputar usahanya cukup antusias.  Selanjutnya, acara hiburan yang diisi oleh pertunjukan musik Cak Ndoweh dari Grup Klanting yang pernah tenar dalam pemilihan bakat penyanyi dan pemusik di acara tv swasta nasional beberapa tahun lalu.

Para undangan yang sebagian besar para pedagang kaki lima merasa terhibur dan merespon baik acara ini. Mereka berharap agar sering digelar kegiatan serupa di kemudian hari. Acara ini pun baru berakhir sekitar pukul 21.00. (ruf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here