Esports Bisa Kembangkan Ekonomi Kreatif

710
Peserta final kualifikasi Regional Indonesia Timur Piala Presiden Esports 2020 yang berakhir di Surabaya, Minggu (12/1). (Foto: Rizky)

Surabaya, Pijaronline.net – Presiden Jokowi berkomitmen untuk mengembangkan electronic sports atau esports. Presiden melihat esports sebagai potensi ekonomi baru yang bisa mendongkrak pertumbuhan di masa depan.

Hal ini diungkapkan Tenaga Ahli Muda Kantor Staf Presiden (KSP) Aditya Syarief Darmasetiawan. Ia hadir dalam penutupan final kualifikasi Regional Indonesia Timur Piala Presiden Esports 2020 yang didakan di Surabaya, Minggu (12/1).

“Esports memang menjadi salah satu fokus perhatian presiden untuk mengembangkan ekonomi kreatif,” ungkap Aditya.

Jokowi, lanjut Aditya, melihat esport merupakan potensi ekonomi baru. Oleh karena itu, presiden akan membangun sistem yang sehat dalam esports mendatang. Wadahnya sendiri sudah terbentuk, yakni Indonesia Esports Premiere League (IESPL) yang dipimpin Giring Ganesha.

“Pemerintah terus mendorong ekosistem yang sehat untuk esports,” kata Aditya. Salah satunya adalah kompetisi Piala Presiden Esports yang diadakan secara rutin tiap tahun.

Menurutnya, banyak yang bisa tumbuh dan mendukung esports.  Di antaranya industri bidang penyiaran (broadcasting) dan sportcaster (pembawa acara olahraga). “Kami masih terus mendiskusikan masalah ini, apa saja yang bisa dikembangkan dalam esports mendatang,” kata Aditya.

Dia juga mengungkapkan bahwa industri esports di dunia ini kapitalisasinya jauh lebih besar dibandingkan industri musik dan olahraga jika digabungkan sekaligus. Apalagi, sudah banyak gamer Indonesia yang menggantungkan hidupnya dari esports.

Sementara, CEO Indonesia Esports Premiere League (IESPL) Giring Ganesha mengungkapkan, para pemenang kualifikasi Regional Indonesia Timur Piala Presiden Esports 2020, akan berlaga di final di Jakarta pada 1-2 Februari 2020 mendatang. Mereka akan bertemu pemenang kualifikasi Regional Wilayah Barat yang diadakan di Bandung.

“Kami berharap atlet esports Indonesia semakin kompetitif. Sekaligus di saat yang bersamaan bisa memberi dampak secara ekonomi kreatif dan ikut mendorong bertumbuhnya sport tourism,” ungkapnya.

Para pemenang di final Piala Presiden Esports 2020 akan menghadapi pemenang di berbagai negara. Di antaranya dari Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Kamboja.

Sebanyak 144 pemain game electronic sports alias olahraga elektronik (esports) bertanding memperebutkan kualifikasi Regional Wilayah Timur Piala Presiden Esports 2020. Mereka terdiri dari  12 tim (48 pemain) untuk game Free Fire, 64 pemain di game e-Football Pro Evolution Soccer (PES), dan 32 pemain di game Mobile Premiere League (MPL).(dan)