Ganti Kafan dan Sucikan Jenazah Covid-19, Satu RW di Waru Rapid Test, 17 Reaktif

2157
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ketika menyerahkan secara simbolis BLT kepada wakil warga Desa Brebek, Waru. (foto by ary)

Sidoarjo, Pijaronline.net – Minggu, (17/5), warga Desa Berbek,  Kecamatan Waru menerima dana BLT (Bantuan Langsung Tunai) senilai Rp 600 ribu dan paket sembako dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Kantor Balai Desa Berbek, Waru.

Dalam acara tersebut juga dilakukan rapid test bagi  warga desa. Diketahui bahwa data tertinggi pasien positif Covid-19 tertinggi di Sidoarjo adalah Kecamatan Waru.

Dalam sambutannya, Khofifah mengajak warga untuk menjaga kesehatan agar kekebalan imun meningkat. Selain itu, dia juga mengajak warga mendekatkan diri dengan meningkatkan ibadah pada bulan suci Ramadhan.  Menurutnya itu semua untuk menenangkan hati sehingga imun tubuh meningkat.

“Sesuai arahan Presiden,  penyaluran dana desa tahap pertama  sebelum Idul fitri. Dan, sudah kami lakukan.  Dana ini nanti bisa digunakan menjelang Lebaran,” kata Khofifah.

Penyerahan BLT itu juga disaksikan oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin dan Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji, dan Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf M Iswan Nusi.

Dalam kesempatan itu, Khofifah dan Wabup, Kapolresta, dan Dandim 0816 Sidoarjo menggelar rapat untuk percepatan rapid test di Kecamatan Waru dengan positif Covid-19,  69 orang, Kecamatan Taman,  43 orang.  Data positif Covid-19 Sidoarjo per 16 Mei,  281 orang.

“Potensi meninggal karena adanya penyakit bawaan, pertama karena komplikasi diabetes, jantung, dan hipertensi. Kedua karena umur, rata-rata yang meninggal umur 60 tahun ke atas. Sedangkan yang paling banyak terkonfirmasi positif usia sekitar 40 – 49. Tapi kematian tertinggi di atas usia 49 tahun”, ujar Khofifah.

Pemprov Jatim akan mereplikasi kampung tangguh di Malang untuk diterapkan di wilayah Surabaya Raya. Ciri kampung tangguh adalah adanya lumbung pangan, yang bisa dinikmati secara gratis oleh warga dan dikoordinir oleh relawan desa.

“Yang menarik dari kampung tangguh adalah ada pojok curhat. Mungkin ada warga yang terkena PHK sehingga ekonominya terdampak. Maka ada  pojok curhat bisa membantu menerima keluhan warga”, kata Khofifah.

Dana desa untuk Sidoarjo sebesar 87,9 miliar Rupiah yang akan didistribusikan kepada 48.714 penerima. Sedangkan dana desa yang tersalurkan untuk warga Desa Berbek sebesar 24 juta untuk 134 orang penerima.

Temuan Gugus Tugas Covid-19, ada warga satu RW di salah satu desa di  Waru yang reaktif positif setelah dilakukan rapid test. Penyebabnya karena ada jenazah Covid-19  dan pihak keluarganya mengganti kain kafannya dan disucikan layaknya jenazah umumnya. Akibatnya sebanyak 17 orang warga reaktif saat rapid test. Saat ini sudah dilakukan tindakan dengan menutup akses jalan menuju lingkungan RW tersebut.

Saat ini Wabup yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sidoarjo bersama Kapolresta Sidoarjo dan Dandim 0816/Sidoarjo sudah menyiapkan langkah-langkah tracing dan karantina wilayah khusus di lingkungan RW tersebut. “Kita sudah bergerak cepat dengan melakukan karantina wilayah khusus lingkungan RW tersebut”, pungkas Cak Nur. (ary)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here