Identitas Pencuri di Rest Area Saradan yang Viral Akhirnya Terkuak

405
Pelaku saat menjalankan aksinya di rest area jalan tol KM 626 A, Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. (Foto: istimewa)

Madiun, Pijaronline.net – Polisi terus membur pelaku pencurian di rest area jalan tol  KM 626 A, Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Kasus pencurian ini tersebar luar karena videonya viral.

Polisi sendiri telah mendapatkan identitas pelaku. Namun saat digerebek di rumahnya, pelaku telah meninggalkan kediamannya cukup lama.Terungkapnya identitas pencuri nekat itu setelah Satreskrim Polres Madiun melakukan pendalaman kasus ini.

Menurut Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Logos Bintoro pelaku merupakan warga DKI Jakarta. “Identitas pelaku sudah diketahui. Ini dilihat dari plat mobil yang dikendarai pelaku. Platnya B,” kata Logos.

Logos mengatakan, anggotanya juga sudah menyelidiki alamat rumah berdasarkan plat mobil yang digunakan pelaku. Namun, anggotanya tidak menemukan pelaku.

Dikatakan Logos, diduga pelaku merupakan spesialis pencuri di rest area tol antarprovinsi. Sebab, pihaknya juga mendapat informasi pelaku sebelumnya melakukan pencurian di rest area tol Ungaran.

Polisi menduga pelaku yang kini masih diburu berada di wilayah Jawa Timur. Logos menambahkan, pada saat melancarkan aksinya, pelaku tidak menggunakan pistol atau senpi.

Kasus pencurian ini menjadi viral di media sosial setelah seorang wanita asal Sidoarjo,Sukaria Ratna Sari Dewi (27) menjadi korban perampokan di rest area tol yang ada di Saradan Madiun. Video itu Viral di WhatsApp (WA). Dalam rekaman video viral itu, awalnya pelaku keluar dari mobilnya.

Lalu berdiri di sekitar mobil-mobil yang sedang parkir di rest area Tol Saradan Madiun. Pelaku itu berpakaian necis. Tubuhnya kurus. Sesekali dia melihat ke beberapa mobil. Hingga dia menemukan mobil Dewi, wanita yang tinggal di Perum Puri Indah, Kecamatan Suko, Kabupaten Sidoarjo ini.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (19/12) lalu, sekitar pukul 00.30 WIB. Korban saat itu  berangkat dari Semarang menuju Surabaya. Di tengah perjalanan, karena merasa ngantuk, korban memutuskan untuk berhenti di rest area Tol Saradan, Madiun untuk istirahat atau tidur di dalam mobil sejenak.

Sekitar pukul 02.00 WIB, korban mendengar bunyi seseorang membuka pintu mobilnya dari luar dan membuatnya terbangun. Setelah terbangun, korban mengecek tas miliknya yang berisi uang tunai Rp 1,5 juta, KTP, SIM C, ATM Mandiri, BCA, BNI, dan kartu asuransi milik korban yang diletakan di dalam tas di dalam mobil sudah tidak ada. Selanjutnya korban turun dari mobil dan berteriak.

“Mengetahui kejadian tersebut seseorang yang diduga pelaku melarikan diri dengan mengendarai mobil ke arah Timur (Surabaya),” kata Logos.

Logos menambahkan, pelaku berhasil melarikan diri dengan menerobos gerbang exit tol Nganjuk.(dan)