In Memoriam Cak Nur, Plt Bupati Sidoarjo: Berjuang Tumpas Covid Sampai Nafas Pupus

779
Almarhum Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifudin menyerahkan BST kepada wakil warga. (foto by ary)

Sidoarjo-Pijaronline.net. Sidoarjo berduka. Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin meninggal dunia akibat positif Covid-19 di RSUD Sidoarjo, Sabtu (22/8), sekitar pukul 15.00.

Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi warga Sidoarjo. Karena selama ini, almarhum yang sebelumnya Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sidoarjo, dikenal ramah dan pekerja keras, dan tidak kenal kata lelah melayani warga Sidoarjo di tengah pandemi.

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo dr Syaf Satyawan membenarkan kejadian tersebut.
“Iya beliau meninggal kena Covid-19,” ungkapnya.

Syaf mengaku, sekitar 10 hari lalu ketika sakit curiga bahwa Cak Nur, panggilan akrab almarhum, terpapar Covid-19. Telah disampaikan untuk melakukan swab. Namun yang bersangkutan tidak berkenan untuk diswab karena tidak merasakan adanya gejala.

Cak Nur baru dirujuk ke RSUD pada Sabtu (22/8) pagi tadi karena mengalami gejala sesak nafas. Hasil diagnosa belakangan menunjukkan yang bersangkutan terpapar virus corona (Covid-19). “Baru dirujuk tadi (Sabtu (22/80) pagi, sebab selama ini isolasi mandiri di rumah,” tandasnya.

Wafatnya Cak Nur ini juga dibenarkan Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori. Dia menuturkan bahwa Cak Nur sempat mengalami sakit sejak beberapa hari terakhir. Bahkan saat sidang paripurna di DPRD Sidoarjo, Rabu malam (19/8) lalu, Cak Nur sudah dalam kondisi kurang fit.

“Iya, paripurna terakhir beliau sudah kelihatan tidak enak badan,” kata ketua PAC PKB Tulangan ini.

Ia menuturkan, Jumat (21/8) kemarin, kondisi Cak Nur semakin menurun. Namun saat diminta untuk masuk ke rumah sakit, politisi yang mencalonkan diri sebagai bupati Sidoarjo ini menolak. Akhirnya Sabtu (22/8) pagi, kondisinya semakin menurun dan dijemput paksa menuju ke RSUD Sidoarjo.

Saat tiba di rumah sakit rujukan milik Pemkab Sidoarjo itu, Cak Nur langsung menjalani perawatan. Bahkan ventilator juga dipasang di tubuhnya karena mengalami gejala sesak nafas. Namun, Tuhan berkehendak lain. Sekitar pukul 15.00, Cak Nur mengembuskan nafas terakhir.

Cak Nur resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sidoarjo pada Selasa 14 Januari 2020 lalu setelah dilantik oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Pelantikan dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Cak Nur menjadi Plt Bupati Sidoarjo setelah bupati sebelumnya Saiful Ilah, terjerat kasus korupsi. Sepekan sebelum pelantikan Nur Ahmad Syaifuddin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah. Saiful Ilah ditangkap bersama sejumlah pejabat dan pihak swasta. Setelah proses pemeriksaan, Saiful Ilah kemudian ditetapkan sebagai tersangka selanjutnya divonis bersalah dan kini ditahan di LP Porong.

Jenazah almarhum Plt Bupati Sidoarjo Nur Achmad Syaifuddin ketika akan disholati sesuai ketentuan protokol kesehatan. (foto istimewa).

Sekitar pukul 17.00, jenazah almarhum dibawa ambulance ke Pendapa Delta Wibawa Sidoarjo. Masih di atas mobil ambulance, jenazah almarhum disholati para pejabat dan warga Sidoarjo. Ini sesuai ketentuan protokol kesehatan. Ambulance meninggalkan pendopo menuju ke pemakaman keluarganya di Desa Janti, Sidoarjo

Gubernur Jatim: Almarhum Pekerja Keras dan Tidak Pernah Mengeluh

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya mengucapkan turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khotimah, seluruh amal ibadah diterima Allah SWT, diampuni segala khilaf dan dosa, diberi kelapangan kubur, dan ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi Allah SWT. Begitu juga dengan keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kelapangan dan ketabahan hati dalam menerima cobaan ini,” ungkap Khofifah di Jakarta, Sabtu (22/8).

Khofifah mengatakan, dirinya mengenal Cak Nur sebagai sosok pekerja keras yang tidak pernah mengeluh. Almarhum, menurutnya, adalah tipe pejabat yang tidak pernah banyak bicara namun secara konsisten mampu menyelesaikan seluruh tugasnya dengan baik.

Sekda Sebagai Plh Bupati Sidoarjo

Terkait kekosongan jabatan eksekutif di Pemkab Sidoarjo, Gubernur Khofifah langsung menunjuk Sekda Kabupaten Sidoarjo Achmad Zaini sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati. Selanjutnya, Khofifah akan mengajukan tiga nama kepada Menteri Dalam Negeri untuk ditunjuk sebagai Pejabat (Pj) Bupati hingga Pilkada 2020 usai digelar. (ruf/berbagai sumber)