Jelang Nataru, Harga Pangan di Sidoarjo Merangkak Naik

350
Satgas Pangan Sidoarjo ketika melakukan sidak di pasar Gedangan. (Foto: Istimewa)

Sidoarjo, Pijaronline.net – Jelang Natal dan Tahun Baru, sejumlah komoditas di pasar tradisional Gedangan, Sidoarjo, perlahan merangkak naik. Beberapa komoditas yang merangkak naik adalah bawang merah, cabai rawit, cabai merah, timun.

Bawang merah yang sebelumnya seharga Rp 26.000, menjadi Rp 28.000 per kilogram. Cabai rawit yang sebelumnya Rp 23.000, sekarang menjadi Rp 28.000 perkilogram. Cabai merah yang sebelumnya seharga Rp 20.000, menjadi Rp 23.000 perkilogram. Sedangkan mentimun, kini menjadi Rp 6.000 perkilogram dari harga sebelumnya Rp 4.500.

“Naiknya sejak tiga hari yang lalu,” kata Sholiha (56), salah satu pedagang di Pasar Tradisional Gedangan, Jumat (20/12).

Kenaikan harga yang tidak begitu signifikan tersebut, dikarenakan minimnya stok barang dari petani. “Memang stoknya berkurang,” katanya.

Kenaikan harga juga terdapat pada daging ayam. Sejak dua pekan terakhir, harga daging ayam mencapai Rp 30.000 perkilogram. Namun, kini harganya mencapai Rp 32.000 perkilogram. Diperkirakan, harga daging ayam terus mengalami kenaikan.

“Tiga minggu yang lalu harganya mencapai Rp 30.000 dan sekarang harganya Rp 32.000, sudah satu minggu ini. Bisa jadi, besok-besok naik lagi,” kata Lastri (56), salah satu pedagang daging.

Sementara untuk harga daging sapi dan telur, hingga saat ini masih stabil. Daging sapi yang super, per kilogramnya Rp 150.000. Sedangkan yang biasa mencapai Rp 102.000. Sementara, harga telur Rp 24.000.(dan)