Jual Dua Gadis, Germo Dicokok Polisi

1151
Petugas Jatanras Polrestabes Surabaya menunjukan tersangka LS dan barang bukti yang disita. (foto by ary)

Surabaya, Pijaonline.net – Di tengah pandemi Covid-19,  petugas Jatanras Polrestabes Surabaya membongkar kasus perdagangan orang (human trafficking), Senin (3/4).  Petugas membekuk seorang tersangka seorang germo berinisial  LS, 46 tahun yang beralamat di Sidoarjo. Tersangka dibekuk atas laporan polisi tertanggal (9/3).

Kronologi kejadian, tersangka LS menerima booking out   (BO) via Whatsapp dari seorang lelaki hidung belang.  LS selanjutnya menghubungi korban  FN dan NV. Mereka berdua bisa dikatakan anak buah LS. LS menawari BO kepada dua korban. Para korban menyetujui BO dan menemui lelaki hidung belang yakni di sebuah hotel di wilayah Surabaya.

Atas transaksi itu, LS  menerima pembayaran tunai atas BO dari lelaki sebesar Rp. 10juta. LS kemudian memberi bagian kepada korban FN dan NV masing-masing Rp 2,5 juta. LS sendiri memperoleh keuntungan sebesar Rp. 5 juta.

Inilah barang bukti uang tunai Rp 10 juta dan foto-foto dua korban yang dijual tersangka. (foto by ary)

Petugas mengedus transaksi tersebut dan segera meluncur TKP. Petugas kemudian membekuk tersangka dan dua anak buahnya.   Dalam kasus ini, petugas menyita barang bukti berupa 2 unit HP merk Samsung, 2 unit HP merk Iphone, 2 buah kondom bekas dan uang tunai Rp. 10 juta. (ary)