KAI Daop 8 Surabaya Kerahkan 727 Petugas Keamanan di Nataru

362
Petugas K-9 sedang bertugas mengamankan area Stasiun Gubeng. (Foto: Rizky)

Surabayai, Pijaronline.net – Sebanyak 727 petugas keamanan gabungan dikerahkan untuk melakukan pengamanan angkutan kereta api (KA) Natal dan Tahun Baru (Nataru). Mereka akan bertugas di PT KAI Daop 8 Surabaya. Mereka terdiri dari 591 personel KAI dan 136 personil eksternal dari Polri-TNI, Pramuka, dan PMI.

Petugas gabungan itu akan difokuskan untuk mengamankan di dalam stasiun, di atas kereta api, sepanjang jalur kereta, juga aset vital terkait dengan operasional perjalanan kereta api.

“Misalnya petugas K-9 atau anjing pelacak akan menjaga area stasiun. Ini untuk menjaga terjadinya kemungkinan aksi teror ataupun benda-benda berbahaya lainnya,” ungkap Komisaris PT KAI Cris Kuntadi ditemui di Stasiun Gubeng, Surabaya, Kamis (12/20).

Untuk menjamin layanan kesehatan ketika terjadi lonjakan penumpang, KAI Daop 8 juga mengerahkan tenaga kesehatan setiap harinya. Mereka terdiri dari 6 orang dokter umum, 2 dokter gigi, dan 36 orang tenaga paramedis.

Selain itu, ada 10 pos kesehatan. Bahkan, Unit Kesehatan PT KAI Daop 8 Surabaya telah membentuk forum koordinasi bersama Jasa Raharja, Jasindo, dan BPJS Ketenagakerjaan. Ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dan peningkatan layanan dalam bidang kesehatan.

Menurut Cris Kuntadi, titik yang paling menjadi fokus kewaspadaan adalah titik di km 32+600 sampai dengan 33+200 antara Stasiun Tanggulangin dan Stasiun Porong. PT KAI telah melaksanakan perbaikan dan penguatan pendukung pondasi tubuh badan rel, serta akan menambah tenaga pemeriksa jalur rel sebanyak 32 petugas.(dan)