Lonjakan Covid Tinggi, Panglima TNI dan Kapolri Kunjungi Desa Sawotratap

231
Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat sidak di Desa Sawotratap, Gedangan, Sidoarjo/foto/istimewa.

Sidoarjo-Pijaronline.net-Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi,  Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Kantor Desa Sawotratap, Gedangan, Sidoarjo Jumat(9/7).

Tampak rombongan didampingi Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro dan Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf Mohamad Iswan Nusi.

Mereka meninjau pos PPKM Mikro di Desa Sawotratap. Masalahnya, saat ini lonjakan kasus Covid-19 tinggi dari klaster keluarga. Rinciannya 4 orang meninggal dunia, 2 orang dirawat di rumah sakit, dan 53 orang menjalani isolasi mandiri di rumah, dan 28 orang sembuh.

Kepala Desa Sawotratap Sanuri melaporkan, terdapat puluhan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sebanyak 4 orang warga meninggal dunia karena Covid-19, 2 orang masih dirawat di rumah sakit, 53 orang masih menjalankan isolasi mandiri di rumah masing-masing, dan 28 orang telah dinyatakan sembuh.

“Desa Sawotratap terdiri dari 11 RW, dan 60 RT dengan jumlah penduduk sebanyak 11.500 jiwa,” kata Kepala Desa Sawotratap, Sanuri.

Fasilitas tes RT-PCR yang tersedia di Puskesmas Gedangan dengan kapasitas maksimal 15 sampai 20 sampel per hari. Kecepatan hasil pengetesan per sampel sekitar 1 hingga 2 hari. “Sampai 7 Juli 2021, warga Desa Sawotratap yang sudah divaksinasi sebanyak 2.308 orang,” jelasnya.

Ketika sidak, Panglima dan Kapolri sempat berdialog dengan warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah melalui virtual. Warga tersebut mengaku sudah terlayani dengan baik oleh petugas terutama kebutuhan sehari-hari seperti sembako.”Alhamdulillah saya terlayani dengan baik. Sembako juga sudah,” kata warga.

Sementara itu Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, mengatakan bahwa kehadiran Panglima dan Kapolri ini bisa menjadi pemicu semangat agar semua elemen memerangi Covid. ”Pandemi covid-19 ini adalah tanggung jawab bersama, maka penyelesaiannya juga bersama-sama, butuh kordinasi yang kuat,” tegasnya. (ruf/inf)