Pandemi, Dinsos Sidoarjo Cairkan 3 M BLT Untuk 5000 Korban PHK

648
Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono ketika memberikan bantuan sosial secara simbolis kepada 25 wakil korban PHK di Sidoarjo. (foto/istimewa)

Sidoarjo-Pijaronline-net – Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono, menyerahkan secara simbolis bantuan sosial kepada 5000 korban PHK (Pemutusan Hubungan Kerja Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Senin (14/12).

Total bantuan langsung tunai (BLT) itu sebesar Rp 3 miliar. Dibagikan kepada 5000 korban PHK dan setiap orang memperoleh Rp.600 ribu. Kemarin, bantuan itu diserah terimakan kepada 25 orang perwakilan korban PHK.

Setelah penyerahan bantuan simbolis itu, pada hari yang sama, para korban PHK mencairkan bantuan yang diterimanya di beberapa titik tersebar di Sidoarjo. Salah satunya di Kantor BPR Delta Artha, Jalan A Yani, Sidoarjo.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Tirto Adi mengatakan, bantuan tersebut sebagai stimulan agar para korban PHK tetap semangat dan termotivasi kembali.

“Total anggaran yang kami keluarkan untuk bantuan ini sebesar Rp 3 miliar untuk 5000 korban PHK se-Sidoarjo di masa pandemi,” tegasnya

Di hadapan korban PHK yang hadir di pendopo, Tirto Adi juga menyampaikan permohonan maaf bila dirasa bantuan tersebut baru ada sekarang. Sebab, ia mengaku harus memastikan bantuan tersebut sudah sesuai regulasi yang ada.

Sementara itu, Hudiyono dalam sambutannya menyampaikan, bantuan ini merupakan wujud hadirnya pemerintah dalam permasalahan yang dihadapi warga. Terlebih di masa pandemi ini.

“Untuk pekerja yang kurang beruntung karena ter-PHK, pemerintah telah hadir. Selain memberikan bantuan, pemkab juga telah berupaya berdiskusi dengan para pengusaha saat menetapkan UMK agar menemukan solusi yang tepat,” ujar Hudiyono.

Selain itu, sambung Hudiyono, kebutuhan dasar warga yang terkena PHK juga sudah dipenuhi oleh Pemkab Sidoarjo. Mulai dari sekolah gratis untuk anak-anaknya hingga jaminan kesehatan. Bahkan ke depan, Hudiyono akan mencoba mengupayakan keringanan tagihan listrik dan keringanan pajak.

“Pemerintah tidak pernah diam. Selalu mengupayakan solusi bagi kesejahteraan warga,” sambung pejabat asal Tanggulangin Sidoarjo ini. (ruf/kom)