Pandemi, Sidoarjo Kebut Digitalisasi UMKM

228
Kepengurusan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Sidoarjo (Dekranasda) masa bakti 2021 - 2024 resmi dilantik Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali. Pelantikan ini disaksikan Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin. Dan, Ketua Dekranasda Sidoarjo dijabat oleh Sa’adah Ahmad Muhdlor/photo/ins

Sidoarjo-Pijaronline.net- Pandemi tiada henti berkreasi. Salah satu penghubung aman di kala pandemi adalah internet. Supaya pendemi, roda perekonomian tetap jalan, maka harus diciptakan pasar digitalisasi.

Pemkab Sidoarjo sudah melakukannya. Kamis (18/11), Kepengurusan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Sidoarjo (Dekranasda) masa bakti 2021 – 2024 resmi dilantik Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor di Pendopo Delta Wibawa. Pelantikan ini disaksikan Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin. Ketua Dekranasda Sidoarjo dijabat oleh Sa’adah Ahmad Muhdlor.

Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Bachsin menyampaikan Dekranasda merupakan mitra pemerintah dalam menggerakkan UMKM. Arumi mendorong pelaku UMKM bisa lebih banyak belajar dengan mengikuti pelatihan-pelatihan.

“Tantangannya sekarang ini ada di pemasaran. Ke depan UMKM harus terus didampingi, di antaranya untuk memperkuat pemasaran online,” terang Arumi.

Sementara itu, Muhdlor Ali mendorong Dekranasda bekerja maksimal melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM dan pemberdayaan perempuan. Termasuk menyiapkan program digitalisasi UMKM yang akan membantu meningkatkan penjualan dan pemasaran produknya secara online.

“Dekranasda saya minta all out melakukan pendampingan, termasuk menyiapkan program digitalisasi untuk membantu pelaku UMKM dalam memasarkan dan mempromosikan produknya. UMKM Sidoarjo harus masuk dalam ekosistem digital nasional, ini program yang tidak boleh ditawar, harus dilaksanakan,” kata Muhdlor.

Dia mengatakan, salah satu kekuatan ekonomi ada pada kekuatan kaum perempuan. “54 Persen pelaku UMKM adalah perempuan. Dan 97 persen pekerja UMKM adalah perempuan. Itu artinya, para perempuan lah yang sejatinya berperan dominan dalam menggerakkan ekonomi,” ujarnya. (ruf/ins)