RS Mitra Keluarga Gelar Rapid Test Drive Thru Mandiri Gratis di Waru

675
Warga menjalani rapid test drive thru gratis yang digelar RS Mitra Keluarga, Sidoarjo. (foto by ary)

Sidoarjo, Pijaronline.net – Senin (11/5), Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Waru menggelar rapid test di atas kendaraan atau drive thru di halaman parkir swalayan Giant, Waru.

Terlihat  Wakil Bupati  sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin  beserta Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji ikut menyaksikan rapid tes tersebut.

Nur terkesan dengan teknis pelaksanaan rapid test pihak rumah sakit. Itu karena masyarakat tidak perlu turun dari kendaraan untuk mendapatkan layanan tersebut. Dalam pelaksanaan, pihak rumah sakit mengganggandeng aplikasi halodoc. Bagi masyarakat yang ingin rapid test bisa  mendaftarkan diri di aplikasi tersebut.

Nur juga  memberikan apresiasi yang besar terhadap pelaksanaan rapid tes mandiri karena sangat membantu Pemkab Sidoarjo memutus mata rantai sebaran Covid-19.

“Ini bagus, inovasi yang baik, rapid test drive thru. Mudah-mudahan pihak-pihak lain bisa mengadakan kegiatan seperti ini,”harapnya.

Nur  berharap kegiatan rapid test bisa dilakukan sebanyak-banyaknya di Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo sendiri juga telah menganggarkan 20 ribu alat rapid tes.

“Bukan harus RS Mitra Keluarga, bisa saja dari pihak-pihak lain yang ingin berkontribusi untuk itu (rapid test mandiri). Langkah ini sangat baik sekali kalau perlu ada beberapa titik lebih bagus lagi,”ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo Drgm Syaf Satriawarman mengatakan swap test Covid-19 akan dilakukan bila terdapat hasil reaktif pada rapid test.

“Swap test Covid-19 dilakukan oleh RS Mitra Keluarga. Hasilnya, pihak rumah sakit akan melaporkannya ke dinas kesehatan.  Dinas Kesehatan selanjutnya melakukan tracing kepada keluarga positif Covid-19 maupun tetangga,” ujarnya.

Syaf mengatakan  bila seseorang  hasil  rapid testnya reaktif, dia akan  di-isolasi. Namun isolasi tidak harus dilakukan di rumah sakit. Isolasi mandiri dapat dilakukan apabila kondisi orang tersebut tidak menunjukkan gejala Covid-19.

“Namun apabila ada keluhan serta terdapat komorbid atau penyakit penyerta maka akan di isolasi di Ruang Isolasi Khusus (RIK) rumah sakit,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Regional RS Mitra Keluarga Jawa Timur,  dr Dian mengatakan kegiatan rapid test kali ini merupakan bentuk program CSR (Corporate Social Responsibility) pihaknya.

“Kami tidak membatasi masyarakat yang ingin melakukan rapid test. Bahkan kalau bisa sebanyak mungkin. Apalagi kegiatan rapid test kali ini mendapat dukungan dari Pemkab Sidoarjo,” ujarnya.  Dalam kesempatan itu, Wabup Sidoarjo serta Kapolresta Sidoarjo mempersilakan diri untuk dilakukan rapid tes dan hasilnya negatif Covid-19.(ary)