Sidoarjo, Peroleh Insentif Rp 15,5 M untuk Covid dan Tumbuhkan Wisata

409
Pihak Pemkab Sidoarjo menggelar rapat koordinasi soal pengembangan wisata lokal Pulau Lusi di Tlocor, Jabon di Pendopo Delta Wibawa. Rapat ini dihadiri oleh wakil Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Koordinator Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar dan Jatim/foto/kom-istimewa)

Sidoarjo-Pijaronline.net– Pemkab Sidoarjo memperoleh dana insentif Rp. 15,5 miliar dari pusat yang akan diprioritaskan untuk penanganan Covid-19 dan menumbuhkan wisata lokal. Wisata lokal yang akan dikembangkan adalah Pulau Lusi, Tlocor, Jabon.

Demikian seperti dikatakan Kepala Bappeda Pemkab Sidoarjo, Heri Soesanto usai rapat koordinasi soal pengembangan Pulau Lusi di Pendopo Delta, Sidoarjo, Kamis (5/11)

“Ada dana insentif dari pusat. Nilainya Rp 15, 5 miliar yang akan diprioritaskan untuk penanganan COVID-19 dan jaringan daerah destinasi wisata. Ini untuk pengembangan Pulau Lusi,” tegasnya.

Rapat itu selain pihak Pemkab Sidoarjo juga dihadiri wakil dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Koordinator Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar dan Jatim.

“Rapat ini tujuannya adalah menyamakan persepsi karena di situ (Pulau Lusi) ada lintas sektor di bawah Kementerian KKP yang menangani pulau Lusi,” ujar Heri.

Lebih lanjut Heri mengatakan, sesuai perintah pak Pj Bupati agar tercipta harmonisasi kebijakan. Sidoarjo akan mengembangkan tapi masih terkendala kebijakan-kebijakan lintas sektor, salah satunya KKP.

Sementara itu, Koordinator Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar dan Jatim, Kiki Riski Arisandi menyebut status pulau Lusi saat ini merupakan aset KKP.

”Pulau itu rencananya akan dijadikan pusat restorasi dan pembelajaran mangrove (PRPM) dan secara bertahap akan menjadi salah satu destinasi wisata di Sidoarjo,” ujarnya.

Ke depan nanti sudah ada masterplan dan sudah ada zona konservasi dan lainya. “Sehingga ke depan nanti untuk pengembangannya bisa dilakukan secara bertahap sehingga bisa menjadi tujuan wisata di Sidoarjo,” lanjutnya. (ruf/kom)