Surabaya Tuan Rumah Kualifikasi Regional Timur Piala Presiden Esport 2020

399
CEO Indonesia Esports Premiere League (IESPL) Giring Ganesha (dua dari kanan), Kadispora Kota Surabaya Afghani Wardhana (tiga dari kanan) dan para atlet esports. (Foto: Rizky)

Surabaya, Pijaronline.net – Kejuaraan esports kasta tertinggi di Indonesia, Piala Presiden  Esports 2020, kembali bergulir dan siap memasuki tahapan final kualifikasi yang terbagi untuk  dua wilayah. Yaitu untuk Regional Indonesia Timur dan Indonesia Barat.

Final kualifikasi untuk  Regional Indonesia Timur akan diselenggarakan selama dua hari di Surabaya, Jawa Timur, yaitu  di Grand Atrium Pakuwon Mall pada Sabtu-Minggu (11-12/1).

Final Kualifikasi Regional ini merupakan lanjutan tahapan Piala Presiden Esports 2020 yang resmi dimulai sejak kick off pada 13 Oktober 2019 yang lalu. Secara keseluruhan, tercatat tidak  kurang dari 177.098 pemain telah mendaftar dan mengikuti kualifikasi awal yang  diselenggarakan secara online.

Selain atlet-atlet dan tim esports Indonesia, turnamen olahraga  elektronik ini diikuti oleh atlet-atlet dan tim esports dari Asia Tenggara, yaitu Thailand, Vietnam,  Malaysia, Singapura, Filipina, dan Kamboja.

Ketua Panitia Penyelenggara Piala Presiden Esports 2020, Giring Ganesha, mengatakan, Final Kualifikasi Regional di Surabaya akan menyaring tim dan atlet-atlet esports dari wilayah  Indonesia Timur yang berhasil lolos dari tahap kualifikasi online.

Mereka yang akan bertanding  terdiri dari 12 tim (48 pemain) untuk game Free Fire, 64 pemain di game e-Football Pro Evolution  Soccer (PES), dan 32 pemain di game Mobile Premiere League (MPL). Nantinya para pemenang dari tahapan ini akan melaju ke tahap akhir, yaitu Final Nasional Piala Presiden  Esports 2020 di Jakarta pada 1-2 Februari mendatang.

“Kami melihat gairah dan potensi esports di Indonesia semakin luar biasa. Bahkan berkembang hingga ke berbagai daerah di Indonesia Timur. Oleh karena itu, dalam Final Kualifikasi di Surabaya ini, kami yakin akan muncul pemain dan tim esports dari Indonesia Timur yang mampu bersaing di tingkat nasional melawan tim-tim esports mancanegara,” tutur Giring Ganesha yang juga  menjabat CEO Indonesia Esports Premiere League (IESPL) dalam jumpa pers di Pakuwon Mall,  Surabaya, Jumat (10/1).

Giring menjelaskan, penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2020 yang memasuki tahun kedua ini merupakan kolaborasi IESPL sebagai mitra Pemerintah Indonesia, melalui Kantor Staf  Presiden (KSP), Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi  Kreatif, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Giring menekankan, penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2020 merupakan inisiatif untuk  memajukan dan mengembangkan esports agar membawa dampak positif bagi Indonesia di  berbagai aspek. Tidak hanya mengharumkan nama bangsa lewat prestasi atletnya, namun  ke depan dapat mendorong pertumbuhan dari sisi ekonomi kreatif dan pariwisata. Oleh karena  itu, penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2020 membawa slogan #EsportsUntukNegeri.

“Ini juga yang menjadi visi kami meningkatkan level turnamen Piala Presiden Esports dari  sebelumnya level nasional, menjadi regional Asia Tenggara dengan melibatkan negara-negara  tetangga. Harapannya atlet esports kita semakin kompetitif sekaligus di saat yang bersamaan bisa  memberi dampak secara ekonomi kreatif dan ikut mendorong bertumbuhnya sport tourism,”

Peningkatan taraf turnamen ini tentunya juga diikuti dengan kualitas penyelenggaraan Piala  Presiden Esports 2020 serta pelayanan untuk para atletnya.

Giring menjelaskan sebagai  kejuaraan internasional, IESPL akan memberikan fasilitas penuh untuk seluruh atlet esports yang  bertanding di tahap Kualifikasi Regional hingga ke Final Nasional. Mulai dari kebutuhan  transportasi, akomodasi, hingga konsumsi, akan dipenuhi sesuai standar atlet profesional. Hal  ini untuk memastikan para atlet siap bertanding di Piala Presiden Esports 2020 dalam kondisi  terbaik.

Jumlah pendaftar Piala Presiden Esports 2020 mengalami peningkatan yang signifikan menjadi 177.098 pemain. Melonjak drastis dari gelaran tahun lalu yang hanya sebesar 15.000 pemain. Jumlah tersebut terbagi atas 23.392 tim atau 123.172 pemain untuk game Free Fire, 2.440 untuk  game e-Football PES, dan 51.486 orang untuk game Mobile Premier League.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Surabaya  Afghani Wardhana menyambut baik penyelenggaraan Kualifikasi Regional Indonesia Timur di  Surabaya. Ia menyebut penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2020 dapat memacu lahirnya talenta-talenta esports nasional yang dapat mengharumkan nama bangsa di kejuaraan-kejuaraan  dunia.

“Esports sudah berkembang secara global dan telah diakui sebagai bagian dari olahraga. Terbukti  dengan turut dipertandingkannya esports sebagai cabang olahraga di berbagai kejuaraan multievent internasional,” jelasnya.

Pihaknya sangat mendukung agar kompetisi-kompetisi esports semakin  banyak dan meluas. “Dengan demikian akan terus bermunculan atlet-atlet esports berprestasi yang dapat menyumbangkan medali untuk Indonesia di berbagai kejuaraan,” terang Afghani.(dan)