Tahap Pertama, Target Vaksinasi Anak Nasional 6-11 Tahun, 8,8 Juta

264
Seorang siswa SD di Jakarta usai menjalani vaksinasi anak/photo/istimewa.

Jakarta-Pijaronline.net- Berapa jumlah anak usia 6-11 tahun di daerah-daerah yang sudah memenuhi persyaratan untuk divaksin? Ternyata ada 8,8 juta jiwa anak dari 106 kabupaten/kota dari 11 provinsi di Indonesia. Provinsi itu Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, dan Bali.

Penyuntikan vaksin sendiri dilakukan dengan intramuskular atau injeksi ke dalam otot tubuh di lengan atas. Dosisnya 0,5 mili. Vaksinasi diberikan 2 kali. Intervalnya minimal 28 hari. Sebelum pelaksanaan vaksinasi harus dilakukan skrining dengan menggunakan format standar petugas vaksinasi.

Selasa (14/12) adalah pelaksanaan tahap pertama vaksinasi anak. Target vaksinasi 26,8 juta anak. Demikian seperti dikatan Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes dr. Maxi Rein Rondonuwu.

“Kami harapkan hari Selasa (14/12) sudah dilakukan kick off di beberapa daerah yang akan kami tetapkan dan selanjutnya itu secara bertahap sampai tahun depan akan kita lakukan vaksinasi semua anak usia 6 sampai 11 tahun yang totalnya berdasarkan data itu ada 26,8 juta,” kata Maxi dalam sosialisasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun secara virtual, Minggu (12/12) dikutip dari laman resmi Kemenkes.

Terkait lokasi, Maxi mengungkapkan pelaksanaan vaksinasi dapat dilakukan di Puskesmas, rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya baik pemerintah maupun swasta termasuk pos-pos pelayanan vaksinasi, dan sentra vaksinasi. “Termasuk yang kami harapkan pos pelayanan vaksinasi di sekolah atau satuan pendidikan lainnya, atau lembaga kesejahteraan sosial anak seperti panti asuhan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, vaksin Covid-19 yang digunakan untuk sementara ini adalah jenis Sinovac dan sudah mengantongi Emergency Use Autorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sebanyak 6,4 juta dosis vaksin Sinovac yang akan digunakan hingga akhir Desember 2021.

“Ada 6,4 juta dosis untuk Desember dan kemudian Januari 2022 akan ada tambahan vaksin Sinovac dari Dirjen Farmalkes dan sudah datang, sehingga ini (vaksinasi untuk anak) tidak akan putus,” jelasnya.

Sinovac mulai tahun depan, lanjut Maxi, hanya akan digunakan untuk dosis anak. Ini menjadi catatan sehingga untuk vaksin non Sinovac akan diprioritaskan untuk sasaran selain anak usia 6 sampai 11 tahun.

Pelaksanaan vaksinasi untuk anak sesuai dengan Instruksi Presiden untuk segera melaksanakan vaksinasi pada anak 6 sampai 11 tahun. Selain itu, Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) juga telah mengeluarkan rekomendasi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun.

“Ini dilakukan betul-betul karena kita ingin mempercepat vaksinasi semua penduduk di Indonesia dan juga mencegah penularan Covid-19,” ucap Maxi. Pelaksanaan vaksinasi ini akan dilakukan secara bertahap.

Tahap pertama vaksinasi akan dilaksanakan di provinsi dan kabupaten/kota dengan kriteria cakupan vaksinasi dosis 1 di atas 70 persen dan cakupan vaksinasi Lansia di atas 60 persen. (ruf/sus)